[2] PENELUSURAN SEBENAR ISLAM (2/2)

Terkirim 2 tahun yang lalu di Pendidikan.

[Seri Sebenar Islam] - Dikatakan Islam yang paripurna itu Islam yang berpegang teguh setia dengan Quran dan sunnah Nabi ﷺ, semua tahu itu. Namun penjelasannya bagaimana?...

[2] PENELUSURAN SEBENAR ISLAM (2/2)

Salāmun`alaikum,

Pada uraian sebelumnya, kita sudah menelusuri sejarah syiar Islam. Kemudian kita juga sudah memetakan bahwa dalam Islam pengenalan akan Tuhan mendahului kewajiban melakukan peribadatan kepada Tuhan.  Maka penelusuran akan sebenar-benar Islam akan kita bahas lebih lanjut dengan uraian berikut ini.

 

Petunjuk tentang Sebenar-benar Islam

Ciri Umum

Ketahuilah bahwa Nabi Muhammad Rasulullahﷺ sepanjang hayat sampai wafat beliau tidak pernah mendengar kata Syiah, Wahhabi-Salafy, Suni, Sufi, dan embel-embel “kekinian” lainnya.

وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ لَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ قَالُوا إِنَّمَا نَحْنُ مُصْلِحُونَ أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُونَ وَلَكِنْ لَا يَشْعُرُونَ
"Dan bila dikatakan kepada mereka: Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, mereka menjawab: "Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan." Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar." (Q.S. Al-Baqarah: 11-12)

Ketahuilah bahwa panggilan kesayangan Nabi Muhammad Rasulullahﷺ atas umat beliau ialah sebutan muslim/muslimah. Jika mempersatukan segala firqah itu hampir mustahil, mari perbanyak umat Islam yang tidak berfirqah!

 

Jadi, ciri utama umat Nabi Muhammad Rasulullahﷺ yang setia itu,

Secara akidah:
Setia dengan prinsip akidah dalam Q.S. Al-Ikhlas dan Q.S. Asy-Syura:11

قُلۡ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ (١) ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ (٢) لَمۡ يَلِدۡ وَلَمۡ يُولَدۡ (٣) وَلَمۡ يَكُن لَّهُ ۥ ڪُفُوًا أَحَدٌ (٤)

Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa, (1) Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. (2) Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, (3) dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia". (4)

 لَيۡسَ كَمِثۡلِهِۦ شَىۡءٌ۬‌ۖ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡبَصِيرُ (١١)
Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (11)


Dari prinsip ketuhanan dalam kedua ayat, maka pastilah yang sebenar Islam itu bukan mereka yang memegang prinsip-prinsip akidah seperti di bawah ini:

  • tidak berpaham tauhid 3 in 1 (uluhiyah-rubbubiyah-asma wa sifat),
  • tidak berpandangan hubungan Tuhan-hamba itu berupa prinsip emanasi (Tuhan memecah Diri-Nya menjadi sekalian makhluk),
  • tidak berpaham Jabariyah maupun Qadariyah [penjelasan mengenai ini akan dimuat dalam judul "Mengenal Pahaman Menyimpang yang tertolak Uṣul Tauhid"], dan
  • tidak berpandangan seperti kalangan Mujassimah (Allah berjisim/anggota badan) maupun Musyabbihah (Allah bertempat di dalam ruang, waktu, dan arah)

Secara syariah:

  • ● bermazhab yang empat [Hanafi-Maliki-Syafi`i-Hanbali-] dalam persoalan khilafiyah amal (seperti pakai qunut atau tidak). Maksudnya pilih salah satu. Keempatnya  sahih. Keempatnya benar.
  • ● tidak berfirqah; tidak menambah embel-embel apapun sebelum maupun setelah kata “Islam”.

Merekalah yang 1 dari ke-73 Golongan itu. Merekalah kaum gurabā; muslim yang dianggap aneh oleh penghuni jagat Islam yang absurd masa kini.  

 

Ciri Khusus

Akan dimuat dalam artikel berjudul →   "Tips Menakar Kesahihan Suatu Ajaran"

Allâhua`lam. Wabillahi taufiq wal hidayah. Mohon maaf lahir-batin. Wasalam `alaikum.


“Tidaklah seseorang di antara kalian sempurna imannya sampai ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya.”
[H.R. Bukhari & Muslim]

 


Disarikan dari Ilmu Sedikit untuk Segala²nya: Dasar-Dasar Tauhid Hakiki [ISBN 978-602-7323-52-0]

659 Lihat