Alim Budianto Cover Image
User Image
Geser untuk mengatur posisi sampul

KENYATAAN MUHAMMAD RASULULLAH
Seorang namanya "Ilham" berdoa:
"Ya Alah.. Berikanlah aku ilham.."
Pada saat ia berdoa seperti itu yg ada dibenak dan diharapkannya adalah Ilham dari Allah.. Bukan ilham dirinya..
Ketika seorang namanya "Rahmat" berdoa:
"Ya Allah berilah aku rahmat..."
Pada saat ia berdoa, yg didalam hatinya adalah harapan akan rahmat Allah, bukan rahmat (nama/fisik) dirinya..
Ketika seorang bernama Muhammad berikrar:
"Asyhadu ala ilaha illallah, wa asyhadu ana muhammad rasulullah.."
Yg ada dibenaknya adalah "Muhammad Rasulullah" bukan Muhammad (nama/fisik) dirinya. Tetapi ke"RASUL"an-nya..
Sebab kalau dirinya, ia akan mengatakan "Aku bersaksi (diri) saya adalah Rasulullah"
Begitupun ketika kita bersaksi "Muhammad Rasulullah", maka yg ada dibenak kita (yg kita saksikan) adalah Muhammad (sang) rasulullah.. Bukan (fisik) Muhammad bin Abdullah.. Sebab Muhammad bin Abdullah telah wafat dan kita tidak hidup dimasa beliau sehingga kt tidak bs menyaksikan (langsung/nyata) fisik beliau..
Dengan pemahaman itu, maka kita bisa renungkan, bahwa didalam setiap diri manusia ada unsur "Rasul Allah" dimana Rasul ini adalah utusan dari Allah kedalam diri kita.. Dan unsur Rasul didalam diri kita itu namanya bukan hati, bukan mata, bukan aqal, bukan ruh, dsb tetapi unsur itu tersendiri dan bernama "Muhammad"
Jika kita sudah bisa menemukan unsur pada diri kita yg bernama "Muhammad" itu, maka nyatalah syahadat (persaksian) kita.. Bahwa "Muhammad" (dalam diri kita) itu lah "Rasulullah.."
Sementara nabi Muhammad bin Abdullah adalah contoh/suri tauladan untuk menjadi gambaran bagi kita bahwa beliau (secara fisiknya) adalah seorang manusia biasa yg mampu menjalankan apa2 yg menjadi telah diutuskan oleh Allah melalui rasul dalam dirinya yg benama "Muhammad"
Karenanya nabi Muhammad bin Abdullah pun menyebutnya "aku bersaksi Muhammad Rasulullah" bukan "aku bersaksi saya Rasulullah"
---
Al Qur'an menuliskan:
“Dan ketahuilah bahwa sesungguhnya di dalam dirimu ada Rasulullah …” (QS Al Hujurot 49 : 7)
SALAM

Please log in to like, dislike, share and comment!
KENYATAAN MUHAMMAD RASULULLAH
Seorang namanya "Ilham" berdoa:
"Ya Alah.. Berikanlah aku ilham.."
Pada saat ia berdoa seperti itu yg ada dibenak dan diharapkannya adalah Ilham dari Allah.. Bukan ilham dirinya..
Ketika seorang namanya "Rahmat" berdoa:
"Ya Allah berilah aku rahmat..."
Pada saat ia berdoa, yg didalam hatinya adalah harapan akan rahmat Allah, bukan rahmat (nama/fisik) dirinya..
Ketika seorang bernama Muhammad berikrar:
"Asyhadu ala ilaha illallah, wa asyhadu ana muhammad rasulullah.."
Yg ada dibenaknya adalah "Muhammad Rasulullah" bukan Muhammad (nama/fisik) dirinya. Tetapi ke"RASUL"an-nya..
Sebab kalau dirinya, ia akan mengatakan "Aku bersaksi (diri) saya adalah Rasulullah"
Begitupun ketika kita bersaksi "Muhammad Rasulullah", maka yg ada dibenak kita (yg kita saksikan) adalah Muhammad (sang) rasulullah.. Bukan (fisik) Muhammad bin Abdullah.. Sebab Muhammad bin Abdullah telah wafat dan kita tidak hidup dimasa beliau sehingga kt tidak bs menyaksikan (langsung/nyata) fisik beliau..
Dengan pemahaman itu, maka kita bisa renungkan, bahwa didalam setiap diri manusia ada unsur "Rasul Allah" dimana Rasul ini adalah utusan dari Allah kedalam diri kita.. Dan unsur Rasul didalam diri kita itu namanya bukan hati, bukan mata, bukan aqal, bukan ruh, dsb tetapi unsur itu tersendiri dan bernama "Muhammad"
Jika kita sudah bisa menemukan unsur pada diri kita yg bernama "Muhammad" itu, maka nyatalah syahadat (persaksian) kita.. Bahwa "Muhammad" (dalam diri kita) itu lah "Rasulullah.."
Sementara nabi Muhammad bin Abdullah adalah contoh/suri tauladan untuk menjadi gambaran bagi kita bahwa beliau (secara fisiknya) adalah seorang manusia biasa yg mampu menjalankan apa2 yg menjadi telah diutuskan oleh Allah melalui rasul dalam dirinya yg benama "Muhammad"
Karenanya nabi Muhammad bin Abdullah pun menyebutnya "aku bersaksi Muhammad Rasulullah" bukan "aku bersaksi saya Rasulullah"
---
Al Qur'an menuliskan:
“Dan ketahuilah bahwa sesungguhnya di dalam dirimu ada Rasulullah …” (QS Al Hujurot 49 : 7)
SALAM
https://paziim.com/post/9714_kenyataan-muhammad-rasulullah-seorang-namanya-ilham-berdoa-ya-alah-berikanlah-ak.html

Khilaf (perbedaan) Ulama tentang Ramadhan.

al-Imam alhafidz Assuyuthiy mengatakan : Ramadhan merupakan khususiyah (keistimewaan) yg hanya diberikan kepada Rasulullah Saw dan ummat nya.

Alhafidz al-Imam Ibnu Hajar menukil pendapat mayoritas ulama serta mengatakan : " keserupaan yg terdapat dalam ayat 183 surat Al-Baqarah di arahkan pada ke mutlaqan berpuasa, bkn puasa Ramadhan yg tertentu waktu (bulan ke 9 dari Hijriyah) dan kadarnya (30 hari / sebulan penuh) ".

Ada juga pendapat ulama lainnya yang mengatakan : tdk terdapat satu ummat pun melainkan Allah SWT wajibkan kpd mereka utk berpuasa Ramadhan, hanya saja mereka melanggar dan tdk sabar melakukan nya.

Imam Al-Hasan berkata : " dahulu kala Ramadhan Allah SWT wajibkan kpd Yahudi, akan tetapi mereka meninggalkan nya dan mereka hanya berpuasa setahun hanya sehari, yaitu hari Asyura, dmn hari tersebut mereka yakini sebagai hari yg bersejarah karena Allah SWT menenggelamkan Fir'aun dan bala tentaranya dan menyelamatkan nabi Musa as dan pengikutnya.

Ramadhan juga pernah Allah SWT wajibkan kpd Nasrani, akan tetapi saat mereka sedang berpuasa Ramadhan di musim dingin mereka patuh dan taat melaksanakan nya.
Namun, saat Ramadhan bertepatan dg musim panas, mereka mengeluh terkait dengan perjalanan dan perdagangan mereka jika dijalani dlm keadaan berpuasa.
Maka berkumpul lah ulama dan aparat kepemerintahan dan menetapkan : selama musim panas, Ramadhan di alihkan ke musim dingin ditambah 10 hari sebagai konsekwensi atas apa yang telah mereka lakukan, maka total kewajiban berpuasa bagi mereka adalah sebanyak 40 hari.

Selang beberapa waktu, seorang raja yang berkuasa saat itu Allah berikan ujian berupa penyakit yang tak kunjung sembuh.
Allah tetapkan via nabi zamannya, jika ia diberikan kesembuhan, maka wajib ditambah 7 hari puasanya, subhanallah.. dg izin Allah SWT ia sembuh dan menetapkan Ramadhan yg semula 40 hari, menjadi 47 hari.

Setelah Raja tersebut wafat, dan tampuk kekuasaan berganti orang, maka raja yang berikutnya berinisiatif untuk menggenapkan Ramadhan menjadi 50 hari.

Alhamdulillah atas nikmat Islam..
Alhamdulillah atas nikmat iman..
Alhamdulillah atas karunia yang agung dan tak terhingga, kita dijadikan sebagai ummat Nabi Muhammad Saw.

Imam Assyarqawiy mengatakan : orang yang pertama kali melakukan puasa Ramadhan adalah Nabi Nuh as setelah menemukan daratan dan terombang ambing diatas lautan selama kurang lebih 6 bln.

Namun pendapat yang terkuat dan mu'tamad adalah : kekhususan Ramadhan tdk pernah Allah wajibkan kecuali hanya kpd kita ummat Nabi Muhammad Saw, adapun puasa yg di wajibkan kpd ummat yg lain adalah bkn puasa Ramadhan.

Please log in to like, dislike, share and comment!
Khilaf (perbedaan) Ulama tentang Ramadhan.

al-Imam alhafidz Assuyuthiy mengatakan : Ramadhan merupakan khususiyah (keistimewaan) yg hanya diberikan kepada Rasulullah Saw dan ummat nya.

Alhafidz al-Imam Ibnu Hajar menukil pendapat mayoritas ulama serta mengatakan : " keserupaan yg terdapat dalam ayat 183 surat Al-Baqarah di arahkan pada ke mutlaqan berpuasa, bkn puasa Ramadhan yg tertentu waktu (bulan ke 9 dari Hijriyah) dan kadarnya (30 hari / sebulan penuh) ".

Ada juga pendapat ulama lainnya yang mengatakan : tdk terdapat satu ummat pun melainkan Allah SWT wajibkan kpd mereka utk berpuasa Ramadhan, hanya saja mereka melanggar dan tdk sabar melakukan nya.

Imam Al-Hasan berkata : " dahulu kala Ramadhan Allah SWT wajibkan kpd Yahudi, akan tetapi mereka meninggalkan nya dan mereka hanya berpuasa setahun hanya sehari, yaitu hari Asyura, dmn hari tersebut mereka yakini sebagai hari yg bersejarah karena Allah SWT menenggelamkan Fir'aun dan bala tentaranya dan menyelamatkan nabi Musa as dan pengikutnya.

Ramadhan juga pernah Allah SWT wajibkan kpd Nasrani, akan tetapi saat mereka sedang berpuasa Ramadhan di musim dingin mereka patuh dan taat melaksanakan nya.
Namun, saat Ramadhan bertepatan dg musim panas, mereka mengeluh terkait dengan perjalanan dan perdagangan mereka jika dijalani dlm keadaan berpuasa.
Maka berkumpul lah ulama dan aparat kepemerintahan dan menetapkan : selama musim panas, Ramadhan di alihkan ke musim dingin ditambah 10 hari sebagai konsekwensi atas apa yang telah mereka lakukan, maka total kewajiban berpuasa bagi mereka adalah sebanyak 40 hari.

Selang beberapa waktu, seorang raja yang berkuasa saat itu Allah berikan ujian berupa penyakit yang tak kunjung sembuh.
Allah tetapkan via nabi zamannya, jika ia diberikan kesembuhan, maka wajib ditambah 7 hari puasanya, subhanallah.. dg izin Allah SWT ia sembuh dan menetapkan Ramadhan yg semula 40 hari, menjadi 47 hari.

Setelah Raja tersebut wafat, dan tampuk kekuasaan berganti orang, maka raja yang berikutnya berinisiatif untuk menggenapkan Ramadhan menjadi 50 hari.

Alhamdulillah atas nikmat Islam..
Alhamdulillah atas nikmat iman..
Alhamdulillah atas karunia yang agung dan tak terhingga, kita dijadikan sebagai ummat Nabi Muhammad Saw.

Imam Assyarqawiy mengatakan : orang yang pertama kali melakukan puasa Ramadhan adalah Nabi Nuh as setelah menemukan daratan dan terombang ambing diatas lautan selama kurang lebih 6 bln.

Namun pendapat yang terkuat dan mu'tamad adalah : kekhususan Ramadhan tdk pernah Allah wajibkan kecuali hanya kpd kita ummat Nabi Muhammad Saw, adapun puasa yg di wajibkan kpd ummat yg lain adalah bkn puasa Ramadhan.
https://paziim.com/post/8611_b-khilaf-perbedaan-ulama-b-tentang-ramadhan-al-imam-alhafidz-assuyuthiy-mengata.html
Alien sedang mencari temennya.... lum ketemu....
modar duluan...


http://eratekno.com/sains-tekn....ologi/sempat-bikin-a
https://paziim.com/post/8332_alien-sedang-mencari-temennya-lum-ketemu-modar-duluan-http-eratekno-com-sains-te.html

berbagi tempat... smoga mnjadi amal ibadah bagi yg punya tmpat.

image
Please log in to like, dislike, share and comment!
berbagi tempat... smoga mnjadi amal ibadah bagi yg punya tmpat.
https://paziim.com/post/7732_berbagi-tempat-smoga-mnjadi-amal-ibadah-bagi-yg-punya-tmpat.html
https://paziim.com/post/5530
  • 18 posts

  • Pria
  • 02/05/76
  • Bekerja di Nidec Sankyo
  • Tinggal di Indonesia
  • Berada di Ciawi Bogor
  • Tautan Sosial