829478938670-cr5svucsjohvo408vneasde3ogi7l6nl.apps.googleusercontent.com
Sulvia Cover Image
User Image
Geser untuk mengatur posisi sampul

THE TAJWID

Suami qu...
Cahaya mata qu...
Saat pertama kali berjumpa denganmu,
aku bagaikan berjumpa dengan Saktah...
"hanya bisa terpana dengan menahan nafas sebentar..."
.
Aku di matamu mungkin bagaikan Nun Mati di antara idgham Billaghunnah, "terlihat, tapi dianggap tak ada..."
.
Aku ungkapkan maksud dan tujuan perasaanku seperti Idzhar, "Jelas dan terang..."
.
Jika Mim Mati bertemu Ba disebut ikhfa Syafawi, maka jika aku bertemu dirimu, "itu disebut cinta..."
.
Sejenak pandangan kita bertemu, lalu tiba-tiba semua itu seperti Idgham Mutamaatsilain... "melebur jadi satu..."
.
Cintaku padamu seperti Mad Lazim .. "Paling panjang di antara yang lainnya..."
.
Setelah qu terima cintamu saat itu
hatiku rasanya seperti Qalqalah Kubro.. "terpantul-pantul dengan keras..."
.
Dan akhirnya setelah lama kita bersama, Cinta kita seperti Iqlab, ditandai dengan dua hati yang menyatu..
.
Sayangku padamu seperti Mad Thobi'i dalam quran...
(Buanyaaakkk beneerrrrr....)
.
Semoga dalam menjalin hubungan,
kita ini kayak idgham Bilaghunnah ya, "Cuma berdua, Lam dan Ro' .."
.
Layaknya Waqaf Mu'annaqah, engkau hanya boleh berhenti di salah satunya, "dia atau aku?"
.
Meski perhatianku ga terlihat kaya Alif Lam Syamsiah, Namun cintaku padamu seperti Alif Lam Qomariah, "terbaca jelas..."
.
Ayah anak2 qu....
kau dan aku seperti Idghom Mutajanisain... "perjumpaan 2 huruf yang sama makhrajnya tapi berlainan sifatnya..."
.
Aku harap cinta kita seperti Waqaf Lazim, "terhenti sempurna di akhir hayat..." Sama halnya dgn Mad 'Aridh dimana tiap mad bertemu Lin Sukun Aridh akan berhenti, seperti itulah pandanganku ketika melihatmu...
.
Layaknya huruf Tafkhim, namamu pun bercetak tebal di fikiranku..
.
Seperti Hukum Imalah yg dikhususkan untuk Ro' saja, begitu juga aku yang hanya untukmu.. Semoga aku pun jadi yang terakhir untuk kamu, seperti Mad Aridlisukun.
.
.
BI Khoir... Take me With you to JANNAH

Please log in to like, dislike, share and comment!
THE TAJWID

Suami qu...
Cahaya mata qu...
Saat pertama kali berjumpa denganmu,
aku bagaikan berjumpa dengan Saktah...
"hanya bisa terpana dengan menahan nafas sebentar..."
.
Aku di matamu mungkin bagaikan Nun Mati di antara idgham Billaghunnah, "terlihat, tapi dianggap tak ada..."
.
Aku ungkapkan maksud dan tujuan perasaanku seperti Idzhar, "Jelas dan terang..."
.
Jika Mim Mati bertemu Ba disebut ikhfa Syafawi, maka jika aku bertemu dirimu, "itu disebut cinta..."
.
Sejenak pandangan kita bertemu, lalu tiba-tiba semua itu seperti Idgham Mutamaatsilain... "melebur jadi satu..."
.
Cintaku padamu seperti Mad Lazim .. "Paling panjang di antara yang lainnya..."
.
Setelah qu terima cintamu saat itu
hatiku rasanya seperti Qalqalah Kubro.. "terpantul-pantul dengan keras..."
.
Dan akhirnya setelah lama kita bersama, Cinta kita seperti Iqlab, ditandai dengan dua hati yang menyatu..
.
Sayangku padamu seperti Mad Thobi'i dalam quran...
(Buanyaaakkk beneerrrrr....)
.
Semoga dalam menjalin hubungan,
kita ini kayak idgham Bilaghunnah ya, "Cuma berdua, Lam dan Ro' .."
.
Layaknya Waqaf Mu'annaqah, engkau hanya boleh berhenti di salah satunya, "dia atau aku?"
.
Meski perhatianku ga terlihat kaya Alif Lam Syamsiah, Namun cintaku padamu seperti Alif Lam Qomariah, "terbaca jelas..."
.
Ayah anak2 qu....
kau dan aku seperti Idghom Mutajanisain... "perjumpaan 2 huruf yang sama makhrajnya tapi berlainan sifatnya..."
.
Aku harap cinta kita seperti Waqaf Lazim, "terhenti sempurna di akhir hayat..." Sama halnya dgn Mad 'Aridh dimana tiap mad bertemu Lin Sukun Aridh akan berhenti, seperti itulah pandanganku ketika melihatmu...
.
Layaknya huruf Tafkhim, namamu pun bercetak tebal di fikiranku..
.
Seperti Hukum Imalah yg dikhususkan untuk Ro' saja, begitu juga aku yang hanya untukmu.. Semoga aku pun jadi yang terakhir untuk kamu, seperti Mad Aridlisukun.
.
.
BI Khoir... Take me With you to JANNAH
https://paziim.com/post/12581_the-tajwid-suami-qu-cahaya-mata-qu-saat-pertama-kali-berjumpa-denganmu-aku-bagai.html
https://paziim.com/post/12578